Advertisements

3 Tips Berkendara di tengah Kepungan Kabut Asap

JAKARTA – Beberapa kota besar di Indonesia sedang dikepung asap akibat kebakaran hutan. Kejadian ini sangat mengganggu aktivitas warga setempat.

Untuk pengendara mobil yang tinggal di daerah yang ditutupi asap harus berhati-hati. Sebab kabut asap akan memperpendek atau bahkan menutupi jarak pandang pengendara.

Jusri Pulubuhu, chief instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menghimbau para pemilik mobil harus memperhatikan kondisi kendaraan agar terhindar dari kecelakaan. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah lampu depan dan lampu kabut harus dalam kondisi menyala. Asap juga tidak hanya memperpendek jarak pandang, tapi juga meningkatkan potensi blind spot. Artinya peluang kecelakaan semakin besar terjadi.

“Dalam kondisi kabut peluang kecelakan semakin tinggi. Antisipasinya, lampu depan warna kuning dan lampu kabut harus bekerja dengan baik. Dalam kondisi kabut asap, lampu tidak hanya sebagai alat penerang tapi juga sebagai alat komunikasi dengan para pengendara lain dan pejalan kaki,” ucap Jusri.

Dia menjelaskan teknologi lampu LED dan lampu hazard tidak akan membantu pengendara mobil saat terjebak di dalam kabut asap.

“Hanya lampu depan dan lampu kabut yang bisa diandalkan sebagai pemberi sinyal,” pungkas Jusri.

Kabut asap memang sangat mengganggu masyarakat. Menjalankan aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman. Yang muncul hanya perasaan was-was. Nah, dalam kasus kabut asap, lanjut Jusri, pengendara mobil disarankan menjaga kecepatan tidak terlalu kencang dan konstan, sesuai dengan ketebalan kabut asap.

Usahakan berada dalam satu jalur dan tidak menginjak garis putih sebagai pembatas lajur.

“Jika kita memaksakan masuk ke daerah kabut asap, berarti sudah ada peluang kecelakaan. Mengusir asap tidak mungkin,” imbuhnya.

Jusri menambahkan, selain pengendara mobil, pejalan sebaiknya kurangi berjalan di pinggir jalan. Pasalnya visibilitas pejalan kaki juga akan sangat terganggu, yang tentunya akan meningkatkan kecelakaan di daerah kabut asap.

Bila memaksakan usahakan tetap berjalan kaki di trotoar jalan, dan waspadai setiap mobil yang bergerak dari arah depan maupun belakang. [Ikh/Idr]

Oleh : M IKHSAN Sumber Artikel : Mobil123 Sumber Gambar : Hariansinggalang

Advertisements

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisements
Open WhatsApp
Jaya Motor Bukittinggi, Ada yang bisa dibantu?